Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

RAMBUT


"Mengapa rambut di kepala bisa tumbuh semakin panjang, sedangkan yang di badan biasa saja?"

Hello teman-teman  semua, Sekarang saya akan memaparkan kepada kalian “mengapa rambut kepala bisa tumbuh semakin panjang, sedangkan yang di badan biasa aja?” baiklah mari kita simak penjelasan di bawah ini. Cekidott !!

Rambut, atau yang dalam istilah awam sering disebut bulu, pertumbuhannya sangat dipengaruhi oleh folikel pada kulit. Beberapa bagian tubuh memiliki folikel sedangkan bagian yang lain tidak memiliki folikel. Kondisi folikel antara satu orang dengan orang lain akan berbeda tergantung pada faktor genetik, hormon, usia, lingkungan, penggunaan obat oles, serta makanan atau minuman yang dikonsumsi. Kondisi rambut juga berbeda tergantung area ia tumbuh. Rambut kepala misalnya, rambut tersebut bersifat lebih gelap sama seperti rambut pada ketiak dan selangkangan. Karakter itu berbeda dengan rambut halus pada bagian kulit yang lain, seperti pada wajah.

“(Karakteristik rambut) bervariasi intraindividu, tergantung lokasi rambut. Rambut kepala adalah rambut terminal yang tebal dan lebih gelap, demikian juga di area lain misalnya ketiak, selangkangan, dan sebagian orang pada dada, lengan, dan tungkai. Sedangkan area lain banyak (ditumbuhi) rambut berupa rambut velus yang halus dan tidak berwarna,” terang dr Eddy Karta, SpKK, spesialis kulit dan kelamin di Klinik EDMO Jakarta. Mengenai perbedaan struktur rambut pada masing-masing area, penyebabnya ialah faktor siklus hidup dan karakteristik folikel rambut itu sendiri. Demikian menurut penjelasan dr Eddy dan dr Lili Legiawati, SpKK, staf pengajar Dematologi Kosmetik Departemen Ilmu Kulit dan Kelamin di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan dokter di RSCM.
Menurut dr Lili, perbedaan panjang rambut pada setiap lokasi tubuh ditentukan oleh siklus hidup rambut tersebut. Rambut yang lama mengalami masa pertumbuhan akan tumbuh cepat, sedangkan rambut yang lama mengalami masa istirahat akan tumbuh lambat dan menjadi pendek. “Rambut merupakan organ yang unik. Karena dalam setiap siklus hidupnya akan mengalami tiga fase yaitu fase pertumbuhan (anagen), fase istirahat (telogen), dan transisi (katagen). Lamanya masa pertumbuhan dan istirahat rambut di berbagai area tubuh berbeda-beda. Ada yang lama berada pada fase pertumbuhan, misalnya rambut di kepala. Sebaliknya rambut di lengan, tungkai, alis, bulu mata berada lama pada fase istirahat sehingga pertumbuhannya berjalan lambat. Bisa dibayangkan bukan bila bulu mata dan alis tumbuh cepat, tentu kita akan kerepotan untuk memotongnya,” jelasnya ketika berbincang dengan detikHealth, ditulis pada Rabu (16/4/2014).

Asal muasalnya, fungsi rambut dan bulu adalah untuk melindungi pemiliknya dari cuaca dan tantangan alami lain. Oleh karena itu, kalau kita perhatikan, pertumbuhan rambut dan bulu kita sedikit lebih cepat kalau kita berada di udara yang jauh lebih dingin daripada yang biasa kita hadapi.  Beberapa obat-obatan seperti yang digunakan untuk keluarga berencana, hormon, dan steroid anabolik juga bisa membuat bulu tubuh tumbuh lebih cepat dan lebat dari biasanya. Selain itu, berbulu banyak atau tidak, juga ditentukan oleh faktor genetis. Laki-laki dan perempuan keturunan daerah Mediterania seperti Italia, Spanyol, dan Yunani, juga Arab dan India, cenderung berbulu lebih lebat daripada keturunan Asia Timur dan Tenggara.

Rambut manusia, selama ini kita selalu menyebut pada bagian yang tumbuh di kepala. Sesungguhnya, rambut juga meliputi semua yang ada di tubuh. Jadi mulai dari kepala, alis, hidung, telinga, kumis, jenggot, cambang, dada, tangan, hingga kaki tetap disebut rambut. Memang, penamaan 'bulu' pada bagian-bagian selain rambut sudah umum, maka tak ada yang salah dengan penyebutan tersebut. Walau demikian, sel-sel yang membentuk 'bulu' pada hidung, mata, tangan, dada, kaki, sama dengan sel pada rambut di kepala. Ok, secara ilmiah, kita sebut semuanya dengan rambut.
Nah, rambut pada seluruh tubuh ini terbagi menjadi dua kelompok besar yakni:
1. Rambut terminal
Rambut terminal adalah rambut kasar, tebal, panjang, dan banyak mengandung pigmen. Terdapat di kepala, alis, bulu mata, ketiak, serta organ kemaluan.
2. Rambut velus
Ini adalah rambut halus, pendek, dan sedikit mengandung pigmen. Terdapat di seluruh tubuh lainnya seperti tangan, dada, kaki, kecuali telapak tangan dan kaki tentunya.

Fungsi rambut
Tuhan menciptakan rambut pada manusia dengan fungsi yang sangat berguna. Selain kini rambut berperan secara estetika (membuat kita lebih bergaya dengan tatanan rambut tertentu), juga berfungsi secara kesehatan. Rambut di kepala membuat kita tetap hangat. Rambut pada hidung, telinga, dan sekitar mata untuk melindungi organ dari debu dan partikel lainnya. Alis dan bulu mata juga melindungi mata dengan cara mengurangi cahaya agar tak langsung menerpa indera netra kita. Rambut pada tubuh selain membuat lebih hangat, juga menjadi bantalan yang melindungi tubuh dari luka.

Bagian Rambut
Secara biologi, rambut terdiri dari tiga bagian utama, yaitu ujung rambut, batang rambut dan akar rambut. Ujung rambut merupakan bagian yang berbentuk runcing terdapat pada bagian akhir rambut. Lalu batang rambut adalah bagian rambut yang berada di luar kulit berupa benang-benang halus, terdiri dari keratin atau sel-sel tanduk.
 
 indonesian.ipl-laser-machine.com

Akar rambut adalah bagian yang terdapat di dalam kulit jangat. Ini terdiri atas folikel, bulbus (hair bulb), papila, pembuluh darah, kelenjar minyak, kelenjar keringat, dan pigmen rambut. Folikel merupakan saluran yang menyerupai kantong rambut dan berperan melindungi tunas rambut.  Sementara bulbus adalah bagian akar yang menggelembung dan mengandung sel-sel aktif yang membentuk rambut, terdapat di bawah folikel. Gunanya untuk menyerap udara serta kotoran dan sebum yang menumpuk.

Papila merupakan tempat untuk membuat sel-sel tunas rambut dan sel-sel pigmen melanin yang menentukan warna pada rambut. Papila berada di folikel paling bawah, sehingga juga bertugas menerima nutrisi dari folikel. Ketika sel-sel rambut baru tumbuh dan bertambah, akan memproduksi keratin untuk mengeraskan strukturnya. Saat inilah rambut bertumbuh panjang, dan bagian sel-sel ini didorong ke luar folikel lalu muncul di permukaan sebagai batang rambut. Pembuluh darah yang berada di bagian akar rambut ini kemudian menyuplai nutrisi bagi sel-sel epidermis untuk tetap tumbuh.

Rambut diketahui tumbuh lebih cepat di cuaca panas dan tumbuh lebih lambat pada malam hari. Menurut penelitian, setiap helai rambut tumbuh sepanjang 6 mm dalam 1 bulan dan akan tetap tumbuh hingga 6 tahun. Selanjutnya rambut akan rontok dengan sendirinya. Namun, kondisi di atas mungkin terjadi pada pertumbuhan rambut 'normal'. Bila dilakukan perawatan, bisa jadi rambut akan terus bertumbuh panjang seperti beberapa orang yang mencetak rekor dengan rambut panjang hingga bermeter-meter.

Bagaimana rambut bertumbuh?
Semua sel pada tubuh, termasuk sel rambut, memiliki siklus tumbuh, tidak tumbuh, dan akhirnyat mati. Pada sel rambut berarti kerontokan. Seperti disinggung di atas, proses pertumbuhan rambut dimulai dengan pembentukan sel-sel baru di bagian akar rambut. Lalu sel-sel ini didorong ke luar dan menjadi batang rambut. Saat tumbuh ke luar, sel-sel ini berhenti menyerap nutrisi dan mulai menghasilkan keratin. Proses ini dinamai 'keratinisasi'. Saat inilah, sel-sel rambut pun mati dan bersama keratin membentuk batang rambut.
Ada tiga fase pertumbuhan rambut yakni:
1. Fase anagen
Pada kulit kepala terdapat sekitar 100.000 helai rambut dan sebagian besar masih dalam fase pertumbuhan. Rambut berada pada fase ini selama 2-6 tahun (bervariasi pada tiap individu secara genetis).

2. Fase katagen
Fase anagen diikuti oleh fase katagen. Yakni fase peralihan di mana terjadi regresi folikel rambut, pengurangan panjang, dan volume rambut. Fase ini berlaku sekitar 2-3 minggu.

3. Fase telogen
Fase ini merupakan fase istirahat dari siklus rambut, berlangsung sekitar 3 bulan. Lalu diakhiri dengan perontokan serta pembentukan tunas rambut baru. Kerontokan rambut yang terjadi pada ambang normal adalah 75-100 helai rambut.
Kulit kepala yang normal memiliki sekitar 90% rambut dalam fase anagen dan 10% rambut dalam fase telogen.


Sumber





 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS